BERITA PUSAT

Berita International | Berita Nasional | Berita Bola | Viral | METROPOLITAN | PREDIKSI BOLA |

BERITA PUSAT

TIPS/TRIK

KACANG MAS POKER

Game Online Indonesia Kacang Mas poker

Sabtu, 25 Agustus 2018

Simpanse Bisa Ajarkan 5 Hal Penting terkait Politik kepada Manusia

Beritapusat - Sejumlah persamaan yang menakjubkan antara dunia politik manusia dengan primata. Profesor James Tilley menemukan apa saja yang dapat manusia pelajari terkait politik dari perebutan kekuasaan di dalam kelompok simpanse.

Politik simpanse adalah persekutuan yang terus berubah. Agar menjadi pemimpin, Anda harus siap meninggalkan teman dan bersekutu dengan para musuh.

Sebagian besar persekutuan adalah karena asas saling menguntungkan, bukan karena persahabatan.

Simpanse cenderung membentuk "persekutuan kemenangan minimal". Artinya adalah dua simpanse lemah akan mengerubuti satu ekor yang kuat, bukannya satu simpanse lemah bersekutu dengan yang kuat.

Ini masuk akal jika kita melihatnya dengan cara, jika saya bersekutu dengan yang lemah, pembagian keuntungan akan lebih menguntungkan saya dibandingkan berteman dengan yang kuat.

Para pemimpin simpanse adalah yang paling ditakuti dan berkuasa dengan menggunakan kekuatan, tetapi pemimpin seperti ini tidak akan bertahan lama.

Guna menjadi pemimpin yang sukses, perlu mengembangkan dukungan dan persekutuan Anda di antara masyarakat umum. Lalu paduan kelembutan dan ketegasan adalah kuncinya.

Pemimpin yang bertahan paling lama adalah yang dapat menghimpun sumber daya dan menggunakannya untuk mendapatkan dukungan.

Pada program radio BBC In Analysis: Primate Politics, Anda dapat mendengar tentang pemimpin yang berkuasa selama 12 tahun dengan cara membagi-bagikan daging hasil buruan.

Ketika menghadapi ancaman dari luar, kelompok primata bergabung dan melupakan perseteruan di dalam. Hal yang menarik adalah tidak terdapat cukup bukti apakah perang perpecahan secara sengaja dapat dilakukan di antara manusia, kecuali terdapat ancaman besar yang tidak diperkirakan sebelumnya, seperti serangan 11 September di Amerika Serikat.

Mensos Agus Gumiwang Langsung Kunjungi Korban Gempa di Sumbawa NTB

Beritapusat99 - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita pada hari ini, Minggu 26 Agustus 2018, mengunjungi korban gempa bumi yang berada di posko pengungsian di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
"Hari ini, saya melanjutkan tugas yang diamanahkan Presiden Joko Widodo untuk mengunjungi saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Pulau Sumbawa," kata Agus sebelum bertolak ke Sumbawa dari Bandara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (26/8/2018).

Sebelumnya pada Sabtu 25 Agustus, sekira pukul 21.00 Wita, Agus mengunjungi ratusan kepala keluarga yang mengungsi di posko pengungsian Kantor Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Dalam kunjungan tersebut, pria yang dilantik sebagai menteri sosial oleh Presiden Jokowi pada Jumat 24 Agustus menggantikan Idris Marham ini menyerahkan bantuan peralatan dapur umum yang akan digunakan pengungsi usai tanggap bencana yang berakhir 25 Agustus.

Selain itu, ia memberikan dana bantuan tahap ketiga sebesar Rp3,5 miliar yang diterima Kepala Dinas Sosial Nusa Tenggara Barat Ahsanul Khalik. Bantuan tersebut terdiri atas 10.000 paket kebutuhan pokok senilai Rp2,5 miliar; alat dapur 1.000 paket senilai Rp1,06 miliar; dan dana duka senilai Rp20 juta yang diterima ahli waris dua relawan Palang Merah Indonesia yang meninggal dunia saat menjalankan tugas.

Hal yang sama juga akan dilakukan Agus Gumiwang. Tiba di Bandara Sultan Mahmud Kaharuddin Sumbawa Besar pada pukul 09.40 Wita, ia dan rombongan menuju lokasi bencana di Kecamatan Alas. Tiba di sana, dilanjutkan peninjauan daerah terdampak, penyerahan santunan ahli waris, dan bantuan sosial Program Keluarga Harapan.

Menteri dari Partai Golkar itu juga akan memanfaatkam kunjungan kerja pertama kalinya ke NTB untuk mengumpulkan berbagai informasi dan permasalahan di lapangan seputar penanganan dampak gempa.

"Berbagai permasalahan dan masukan akan saya bawa ke Jakarta untuk dibahas bersama Presiden Joko Widodo," ucapnya.

Jalan-Jalan di Akhir Pekan, Cicipi Aneka Kuliner dengan Nuansa Khas Jakarta di Festival Ondel-Ondel



 

liburan bersama keluarga pada akhir pekan tentu sangat menyenangkan. Apalagi jika bisa sambil mengenalkan budaya dan tradisi khas suatu daerah.

Ya, bagi Anda yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya bisa menghabiskan akhir pekan dengan menikmati Festival Ondel-ondel di kawasan Jalan Taman Barat, Jakarta Selatan.

Selain mencicipi berbagai jajanan yang tersedia di sepanjang jalan, Anda juga bisa mengenalkan budaya ondel-ondel dan berbagai tarian kepada si kecil.

Bagi para pencinta kuliner, Anda bisa mencoba beraneka jajanan khas Jakarta. Namun, ada pula stan makanan kekinian yang bisa Anda cicipi.

Sebagaimana dihimpun Okezone, Sabtu (25/8/2018), beberapa makanan khas pun kami cicipi. Salah satu kuliner Andalan di tempat ini adalah kerak telor. Harganya pun berkisar antara Rp20-25 ribu tergantung dengan jenis telur yang dipilih.

Ada pula telur gulung yang merupakan jajan khas Jakarta. Berbeda dengan telur gulung kebanyakan, Anda bisa memberikan mayonaise sebagai saus tambahannya.

Bagi Anda yang tertarik mencicipi makanan unik lainnya, bisa mencoba gurita bakar dengan bumbu lada hitam. Harga yang dibanderol pun tidak terlalu mahal. Anda bisa menebus satu ekor gurita bakar lengkap dengan sebuah bakso raksasa berbalut tinta gurita dengan harga Rp35

Tersedia juga nasi kebuli sapi yang disajikan dengan acar timun, serundeng, bawang goreng dan kerupuk yang akan menggoyang lidah Anda.

Anda yang menyukai makanan barat bisa menjajal nikmatnya buritos. Selintas makanan ini mirip dengan kebab, gurihnya daging ayam cincang lengkap dengan aneka sayur seperti tomat, timun dan selada siap menggoyang lidah Anda. Cukup menebusnya dengan harga Rp25 ribu, buritos lezat siap disantap.

Sebagaimana diketahui, ini sendiri berlangsung dari 25-26 Agustus 2018. Ini adalah tahun kedua Festival Ondel-ondel menyelenggarakan acara serupa. So, bagi Anda yang penasaran dengan aneka kuliner yang disediakan, bisa mengunjungi festival ini bersama keluarga pada akhir pekan.

Jumat, 24 Agustus 2018

Presiden Jokowi Angkat Bicara soal Foto Anak Punk yang Dibilang Mirip Dirinya

Beritapusat99 - Viralnya unggahan foto anak punk, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara. Sebab, dalam foto tersebut dibilang mirip dengan dirinya.

Dalam postingan di status Facebooknya, Sabtu (25/8/2018), Jokowi pun mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan kegiatannya ketika masih muda. Dengan begitu, Presiden Jokowi menegaskan, bahwa foto anak muda dengan gaya rambut ala punk yang beredar sebelumnya itu bukanlah dirinya.
“Sebuah foto buram bergambar anak muda dengan rambut ala punk beredar di media sosial. Entah siapa yang mulai, ada yang menyebut itu Jokowi muda dan Saya pastikan itu bukan foto saya. Saya tidak seganteng itu di masa muda. Hehehe “ tulisnya.

Dalam foto di Facebook tersebut terlihat Jokowi bersama kedua temannya sedang masak mi instan di depan sebuah tenda. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menerangkan bahwa diusia muda dirinya lebih senang berpetualang ke gunung, tidur di tenda dan makan dengan bekal ala kadarnya.

“Yang sebenarnya, pada usia seperti itu, saya lebih senang ke gunung, bertualang di alam, bersama kawan-kawan. Kami berjalan ke hutan, tidur di tenda, berbekal ala kadarnya seperti mi instan” tutup Jokowi dalam postingannya.

Diketahui, sebuah postingan dari akun instagram @aganharahap yang menjadi viral. Dalam postingan tersebut terlihat Foto anak muda mirip Jokowi dengan rambut khas ala anak punk.

Cara Mendidik anak Agar Tumbuh Menjadi Pribadi yang Optimis



Beritapusat99 - MENDIDIK dan mengurus anak adalah sebuah kewajiban orangtua yang tidak pernah mudah. Setiap anak hadir dengan karakternya masing-masing.

Namun sudah menjadi tugas dari orangtua untuk bisa mendidik anak tumbuh menjadi individu dengan pribadi yang baik, walau situasi lingkungan di sekitar tidak seperti yang diharapkan.
Seperti tantangan akan mendidik anak agar tumbuh menjadi anak yang optimis di tengah-tengah situasi kondisi yang negatif. Lalu tindakan apa yang harus dilakukan oleh pihak orangtua untuk bisa mendidik anak agar tumbuh menjadi anak yang optimis? Berikut uraian singkat, empat cara yang mungkin bisa dijadikan panduan agar anak menjadi orang yang optimis, sebagaimana dilansir Time, Jumat (24/8/2018).

Anak melihat langsung dari orangtuanya, maka dari itu sebagai orangtua sudah sepatutnya memberikan contoh yang baik pada anak. Ingin anak menjadi anak yang selalu optimis? Maka jadikan diri Anda sebagai orangtua juga pribadi yang positif. Salah satu caranya dengan selalu memperhatikan lebih pada hal-hal yang positif. Tanamkan pada anak, bahwa di dunia masih banyak hal-hal yang baik, mulai dari bertambah banyaknya orang yang percaya akan kesetaraan gender daripada sebelumnya, percaya pada keyakinan beragama yang lebih beragam, lalu tingkat kemiskinan, kurang gizi, pekerja anak, buta huruf, hingga kematian bayi sudah berkurang daripada yang sebelumnya. Membiarkan hal negatif masuk dan membuat kita kewalahan wajar-wajat saja, tapi untungnya dengan latihan kita bisa membantu otak untuk memberikan hal-hal positif dalam porsi yang sama.

Optimisme bisa dikembangkan, ]Para peneliti menemukan bahwa ketika bahkan orang-orang dengan pandangan yang lebih pesimis menggunakan bahasa positif untuk menggambarkan situasi yang mereka nilai sebagai situasi yan traumatis, perasaan mereka tentang situasi menjadi lebih positif, dan rasa optimisme jadi lebihmeningkat. Ini juga sesuatu yang bisa kita coba di rumah. Misalnya untuk menggambarkan “hate speech”, jelaskan pada anak bahwa ujaran kebencian dulu itu hanya disebutkan sebagai “speech”, atau berbagai contoh yang lain.

Gunakan energiAnda untuk memastikan bahwa Anda dan keluarga adalah bagian dari dunia yang ada di sekeliling Anda. Contohnya bisa dengan melibatkan diri bergabung di komunitas lingkungan sekitar, terlibat dalam institusi dan klub lokal yang dapat mengisi kebutuhan kita sebagai manusia-mahluk sosial. Temukan sesuatu di daerah lingkungan kita yang dapat membuat diri merasa penuh harapan, dan jadikan itu bagian dari kehidupan di keluarga. Membesarkan anak-anak yang optimis adalah kewajiban yang sulit, sebagian karena hal ini menuntut agar orang tua bisa melepaskan perspektif sinis yang ada.

Kamis, 23 Agustus 2018

Jenazah Mahasiswa Indonesia yang Tewas di Jerman Tiba di Bandara Soetta


Beritapusat99 - Telah dua minggu lamanya, jasad Shinta Putri Dina Pertiwi, mahasiswi asal Indonesia yang tewas tenggelam di Danau Trebgas Badesse, Bayreuth, Bavaria, Jerman, akhirnya dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (23/8/2018).



"Hari ini, pukul 11.35 WIB, jenazah sudah tiba di Bandara Soetta dengan penerbangan Thai Airways via Bangkok," ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Lalu Muhammad Iqbal, Kamis (23/8/2018).

Diakui Iqbal, pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga Shinta mengenai hal ini. "Staf Kemlu (Kementerian Luar Negeri) berkoordinasi dengan keluarga untuk penanganan di bandara dan proses transfer ke Malang. Keluarga juga telah mengatur penerbangan lanjutan ke Malang, pada esok hari pukul 07.15 WIB dan diperkirakan tiba di Malang pukul 08.45 menggunakan penerbangan Sriwijaya Air," urainya.

Dia menambahkan, pihak Kemlu akan menyerahkan jenazah Shinta, langsung kepada keluarga. Menurut Iqbal dalam pemulangan jenazah Shinta pihak Jerman sangat kooperatif.

"Kemlu dan KJRI Frankfurt telah membantu proses penanganan jenazah sejak proses pencarian oleh otoritas setempat, autopsi, pemulasaraan secara Islam hingga pemulangan jenazah. Jenazah dipulangkan dari Frankfurt ke Jakarta atas biaya Kemlu setelah menerima surat permohonan tertulis dari keluarga," ungkap Iqbal.

Sementara pihak Polres Bandara Soetta sejauh ini belum menerima arahan terkait pengawalan pemulangan jenazah Shinta. "Untuk pengawalan belum ada info lanjutan," ujar Humas Polres Bandara Soetta Ipda Prayogo singkat, saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, sejak Jumat 10Agustus 2018, ibu kandung korban, Umi Salamah mengungkapkan, pihak keluarga telah menyiapkan batu nisan, hingga tukang penggali makam untuk membumikan jasad putrinya itu. Tak hanya itu, bunga-bunga yang digunakan untuk ditaburkan di makam Shinta juga telah disiapkannya.

Diketahui, Shinta Dina Putri Pertiwi mahasiswi asal Malang yang menempuh kuliah di jurusan Biokimia, Universitas Bayreuth ini tewas tenggelam saat berenang di Danau Trebgas Badesse, Bayreuth, Bavaria, Jerman, pada Rabu pagi 8 Agustus 2018 waktu setempat.

Hasil autopsi kepolisian setempat menyimpulkan Shinta tewas murni karena kecelakaan tenggelam dan tidak ditemukan adanya indikasi tindakan kriminal.

Polisi Tunggu Hasil Tes Darah dan Rambut Richard Muljadi yang Tepergok Isap Kokain

Beritapusat99 - Polda Metro Jaya (PMJ) mengaku akan mendapatkan hasil tes darah dan rambut cucu konglomerat, Richard Muljadi yang diduga menggunakan narkoba jenis kokain di toilet salah satu restoran di Kawasan SCBD dari laboratorium forensik (Labfor) Polri.

"Ya mudah-mudahan sore ini sudah keluar hasilnya," kata Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Suwondo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya,Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/8/2018).



Hingga saat ini, Suwondo mengaku dirinya belum bisa membeberkan apakah Richard merupakan pemain lama atau bukan dalam menggunakan narkoba jenis kokain. Hingga saat ini pihaknnya masih melakukan pendalaman.

"Gini, kita enggak pernah lidik dari kemungkinan. Harus fakta. Jadi kita tidak pakai hipotesa A or B kita induktif berdasarkan fakta yang ada, kemudian nanti akan bawa kita ke mana. Jadi bukan deduktif. Kita belum tahu ke mana arah kepada siapa nanti ini akan mengarah," akuinya.

Pihak kepolisian juga belum mendapatkan bukti bahwa Richard ikur mengedarkan barang haram tersebut. "Sampai sekarang belum ada fakta ke sana (bandar). Dia pengguna," ungkapnya.

Dari pengakuan pelaku terhadap penyidik, Richard sudah menggunakan kokain selama dua tahun.

"Dia bilang dua tahun tapi harus ada bukti. Dia bilang. Itu data enggak bisa kita sampaikan sebelum ada hasil tes darah dan rambut," tutupnya.