BERITA PUSAT

Berita International | Berita Nasional | Berita Bola | Viral | METROPOLITAN | PREDIKSI BOLA |

BERITA PUSAT

TIPS/TRIK

KACANG MAS POKER

Game Online Indonesia Kacang Mas poker

Rabu, 22 Agustus 2018

Israel kembali Bangun Pemukiman Warga Yahudi di Tepi Barat

Beritapusat99 - Pemerintah Israel telah memberikan persetujuan bagi pembangunan lebih dari 380 rumah baru bagi para pemukim Yahudi di Tepi Barat.

Pemukiman-pemukiman tersebut akan didirikan di wilayah pendudukan yang oleh rakyat Palestina diharapkan, suatu saat nanti, akan menjadi bagian dari negara berdaulat mereka.



Sebuah partai kecil sayap kiri Israel, Meretz, menyatakan menyetujui kembali pembangunan sejenis ini sama seperti "menusuk mata dengan jari" terkait dengan proses perdamaian apa pun.

Mendirikan permukiman kembali di Tepi Barat dipandang sebagai suatu bentuk pelanggaran atas hukum internasional, tapi Israel selalu tidak setuju dan mempertanyakan pandangan tersebut.

Muncul sejumlah peringatan bahwa melanjutkan perluasan permukiman sama saja dengan menghapus harapan yang tersisa bagi tercapainya jalan keluar dua negara terkait konflik Israel-Palestina.

Israel menyalahkan kekerasan hati, kekejaman dan "hasutan" yang dilancarkan Palestina yang menghambat usaha perdamaian.

Lembaga swadaya masyarakat Peace Now menyatakan ratusan rumah tersebut akan dibangun di permukiman Adam, di mana tiga warga Israel ditusuk seorang Palestina pada Juli.

Salah satunya meninggal dunia.

Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman sebelumnya telah berjanji akan membangun 400 rumah baru di permukiman tersebut sebagai reaksi atas penusukan itu.

Peace Now menyatakan rencana permukiman Tepi Barat meningkat menjadi 6.742 unit pada tahun 2017, sementara di tahun sebelumnya, pada tahun terakhir Barack Obama menjadi presiden Amerika Serikat jumlahnya adalah 2.629 rumah.

Demi Ekonomi RI, Hilirisasi Industri CPO Terus Dipacu



Beritapusat99 - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu hilirisasi di sektor industri minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) agar dapat meningkatkan nilai tambah tinggi sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Selama ini, industri pengolahan sawit mampu memberikan kontribusi signifikan bagi Indonesia karena sebagai produsen dan eksportir terbesar dunia.

“Kami berupaya agar minyak kelapa sawit dan turunannya bisa diolah dan dijual ke luar negeri. Namun, saat ini tengah dikaji agar produk tersebut bisa dijual dan tidak akan ada permasalahan nantinya,” ujar Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan dalam keterangan tertulisnya.

Kemenperin mencatat, secara rata-rata tahunan, industri kelapa sawit hulu-hilir menyumbang USD20 miliar pada devisa negara.

Selain itu, sektor ini juga menyerap tenaga kerja sebanyak 21 juta orang, baik secara langsung maupun tidak langsung. Bahkan, Indonesia berkontribusi sebesar 48% dari produksi CPO dunia dan menguasai 52% pasar ekspor minyak sawit. Oleh karena itu, Indonesia berpeluang menjadi pusat industri pengolahan sawit global untuk keperluan pangan, non pangan, dan bahan bakar terbarukan.

Menurut Putu, ada tiga jalur hilirisasi industri CPO di dalam negeri yang masih potensial untuk terus dikembangkan. Pertama, hilirisasi oleopangan (oleofood complex), yaitu industri-industri yang mengolah produk industri refinery untuk menghasilkan produk antara oleopangan (interme diate oleofood ) sampai pada produk jadi oleopangan (oleofood product).

“Berbagai produk hilir oleo pangan yang telah dihasilkan di Indonesia, antara lain minyak goreng sawit, margarin, vitamin A, vitamin E, shortening, ice cream, creamer, cocoa butter, atau specialtyfat,” jelasnya.

Kemudian, hilirisasi oleokimia (oleochemical complex), yaitu industri-industri yang mengolah produk industri refinery untuk menghasilkan produk-produk antara oleokimia, oleokimia dasar sampai pada produk jadi seperti produk biosurfaktan (seperti produk detergen, sabun, dan sampo), biolubrikan (biopelumas) dan biomaterial (contohnya bioplastik).

Selanjutnya, ketiga, hilirisasi biofuel (biofuel complex), yaitu industri-industri yang mengolah produk industri refinery untuk menghasilkan produk-produk antara biofuel sampai pada produk jadi biofuel, seperti biodiesel, biogas, biopremium, bioavtur, dan lain-lain.

“Terkait dengan hilirisasi biofuel, saat ini pemerintah tengah serius untuk menerapkan program biodiesel 20% (B20) secara penuh di Indonesia dan memperluas penggunaan B20 di semua kendaraan bermotor,” papar Putu.

Putu meyakini, program B20 dapat meningkatkan pemanfaatan bahan baku lokal serta diproyeksi dapat mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 3,5-4,5 juta liter ton per tahun atau kurang lebih setara dengan USD5,5 miliar per tahun.

“Dalam rangka mendukung hal tersebut, pemerintah sedang menyusun Rancangan Peraturan Presiden terkait kewajiban pencampuran B20 bagi sektor public service obligation (PSO) dan non-PSO,” imbuhnya.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran (Unpad) yang juga Peneliti Lembaga Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Indonesia, Ina Primiana menjelaskan, strategi pemerintah untuk menguatkan hilirisasi di sektor industri pengolahan sawit merupakan salah satu solusi dalam menghadapi pelarangan impor sawit Indonesia ke beberapa negara Uni Eropa.

“Jadi, industri hilir yang bertugas untuk mengolah sawit di dalam negeri harus bisa menghasilkan produk olahan sawit dalam bentuk yang berbeda untuk memperluas pasar ekspor,” tuturnya.


Dia menjelaskan, harga CPO yang dijual mentah hanya senilai USD800-1.000 per ton atau setara Rp14,5 juta. Namun, jika minyak sawit itu diolah untuk kebutuhan produksi minyak goreng, harganya akan bertambah menjadi USD1.000-1.400 per ton atau setara Rp20,3 juta.

Sementara itu, peningkatan nilai tambah lainnya, jika minyak sawit diolah untuk menjadi gliserin, asam lemak, fatty alcohol, methylester, itu harganya bisa mencapai USD1.400-2.000 atau setara Rp29 juta. Kemudian, jika minyak sawit diolah untuk kebutuhan surfaktan, sabun logam, lubrikan alami, resin azelat, biopoliol, dan asam dimer, akan memiliki harga hingga USD2.000-3.000 atau setara Rp43 juta.

“Bahkan, jika minyak sawit diolah untuk kebutuhan kosmetik, sabun, detergen biodisel, obat-obatan, pelumas, biodisel, pelumas sampai cat, harganya mampu menembus USD3.000-4.000 atau setara Rp58 juta,” jelasnya

Selasa, 21 Agustus 2018

Alasan Jokowi Salat Idul Adha di Lapangan Tegar Beriman Bogor

Beritapusat99 -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan ibadah Salat Idul Adha di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/8/2018).

Kepala Negara mengaku alasan melaksanakan ibadah Salat Idul Adha di Kabupaten Bogor lantaran sebelumnya telah melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.


"Yang kemarin kita kan tinggal di Bogor. Kemarin kita laksanakan hari raya Idul Fitri di Kota Bogor sehingga kali ini Salat Idul Adha saya laksanakan di Kabupaten Bogor," kata Jokowi.

Jokowi memaparkan faktor lainnya yang menyebabkan dirinya salat di lokasi lantaran dekat dari kediamanannya di Istana Kepresidenan Bogor. "Karena memang tinggal di Bogor, yang paling deket lah. Di kota, di (kabupaten) Bogor," tandasnya.

Kepala Negara menggenakan jas yang dipadukan dengan sarung dalam melaksanakan ibadah ini. Ia didampingi Pj Gubernur Jawa Barat Komjen Iriawan, dan Koordinator Staf Presiden Teten Masduki.

Adapun yang menjadi imam dalam kesempatan ini adalah Pimpinan Pondok Pesantren Madrasatul Qur'an Al-Falak Kecamatan Ciomas H. Zaenal Abidin. Kemudian yang didapuk khatib adalah K.H Muhammad Suhendra yang merupakan Dosen Falultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun, Bogor.

Ribuan warga mengikuti ibadah dengan Kepala Negara ini. Mereka tampak bersalaman dengan Jokowi sebelum ibadah salat dimulai. Pelaksanaan ibadah pun berlangsung secara khidmat di lokasi.

Gempa 7,3 SR Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Rusak dan Listrik Padam

Beritapusat99 - Gempa besar berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) mengguncang daerah pesisir timur Venezuela, yang selama ini menjadi kawasan pemukiman komunitas nelayan miskin, pada Selasa 21 Agustus 2018 .


Guncangan terasa sampai ibu kota Kolombia, Bogota, dan membuat sebagian listrik di Trinidad padam. Otoritas Venezuela mengaku belum menerima laporan korban luka, sementara dua orang sumber dari perusahaan minyak milik negara PDVSA mengatakan kepada Reuters bahwa fasilitas pengilangan dan ladang tambang mereka masih beroperasi normal.

Namun beberapa warga Venezuela yang mempunyai kerabat di dekat pusat gempa mengatakan bahwa mereka sulit menghubungi keluarganya akibat buruknya sinyal.

Venezuela sendiri nampak tidak siap menangani dampak bencana alam. Negara itu tengah kesulitan menghadapi krisis perekonomian, di mana obat-obatan dan bahan pangan semakin langka sementara rumah-rumah sakit tidak berfungsi dengan baik.

Guncangan itu terjadi pada pukul Selasa 17.31 waktu setempat, atau Rabu (22/8/2018) pukul 04.31 WIB. Di sepanjang garis pantai yang penuh dengan pepohonan palem, sejumlah warga mengaku ketakutan dan berlarian di jalanan.

"Saya sedang bersantai di kasur sambil menonton televisi. Lantai kemudian mulai bergerak seperti air," kata Elia Sanchez, seorang dokter di Cumana, ibu kota negara bagian Sucre yang paling dekat dengan pusat gempat.

"Kami harus menuruni tangga sembilan lantai," kata dia.

Rosymer Rodrigues, juga di Kumana, mengatakan bahwa dia belum menyaksikan kerusakan yang besar. Namun para warga masih ketakutan.

"Masih banyak orang di jalan-jalan. Ada juga yang tengah mengemasi barang untuk bersiap jika ada gempa susulan," kata Rodriguez.

Gubernur Sucre mengatakan bahwa hingga kini belum ada laporan korban meninggal ataupun kerusakan besar. Dia meminta masyarakat untuk tetap tenang.

"Jangan termakan teror psikologis seperti ancaman ada tsunami atau sejenisnya," kata gubernur Edwin Rojas yang berasal dari Partai Sosialis, sama seperti Presiden Nicolas Maduro.

Menurut ilmuwan dari lembaga Geological Survey, Jessica Turner, gempa di Venezuela berkedalaman 123 km di bawah permukaan air laut sehingga cukup meredam guncangan.

"Gempa berkekuatan 7,3 tentu saja akan menyebabkan kerusakan, terutama di area ini di mana bangunan terlihat rentan," kata dia melalui sambungan telepon.

Guncangan ini terasa di Caracas, negara tetangga Kolombia, dan sejumlah negara kepulauan dekat seperti Trinidad dan Tobago.

Di Trinidad dan Tobago, muncul sejumlah laporan keretakan bangunan, kerusakan mobil akibat tertimpa bahan bangunan, dan listrik padam.

Senin, 20 Agustus 2018

Bupati Nonaktif Mojokerto Segera Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya

Beritapusat99 -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melengkapi berkas penyidikan kasus dugaan suap pengurusan izin prinsip pemanfaatan ruang (IPPR) dan izin mendirikan bangunan (IMB) menara telekomunikasi tahun anggaran 2015 untuk tersangka bupati nonaktif Mojokerto, Mustafa Kamal Pasa (MKP).



Tim Penyidik KPK pun telah melimpahkan berkas perkara Mustafa ke tahap II atau penuntutan.‎ Rencananya persidangan untuk Mustafa Kamal Pasa digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

"Rencana sidang akan dilakukan di Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (21/8/2018).

Setelah berkas Mustafa dilimpahkan, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK mempunyai waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan sebelum nantinya diagendakan persidangan perdana oleh Pengadilan Tipikor Surabaya.

Guna memudahkan jalannya persidangan, Mustafa yang saat ini masih berada di Rutan gedung penunjang KPK, Jakarta Selatan, akan dipindah ke Rutan Kelas I Surabaya.

"Saat ini tersangka MKP ditahan di Rutan Cabang KPK Kavling K4 dan akan dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Surabaya," jelas Febri.

Ia menambahkan, sejauh ini penyidik sudah mengantongi keterangan dari 108 saksi untuk menguatkan berkas penyidikan Mustafa. Adapun unsur saksi yang telah diperiksa tim penyidik yakni PNS Mojokerto dan Kediri, Pelaksana Lapangan Pekerjaan Kemlagi dan Ngranggon, Ajudan Bupati Mojokert, Staf Satpol PP Provinsi Jawa Timur, serta pihak swasta.

"Sementara itu, ‎sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 30 April 2018, MKP sudah diperiksa delapan kali sebagai tersangka," sambung Febri.

Penjelasan Pihak Masjid Al Azhar Mengenai Pelaksanaan Salat Idul Adha Hari Ini



Beritapusat99 - Masjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan baru saja menggelar Salat Idul Adha 1439 Hijriah pada selasa (21/8/2018) pagi.


Ketua Dewan Pembina Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, Prof Jimly Asshiddiqie menjelaskan mengapa pihaknya lebih dahulu menggelar Salat Idul Adha. Alasannya dikarenakan Arafah sudah memasuki waktu wukufnya kemarin.



“Karena ujurannya adalah haji itu Arafah, Arafah itu sudah kemarin wukufnya, nah kalau dulu ada ijtihad para ulama, makin luas jumlah orang Islam wilayah kaum muslimin, maka boleh kata Rasulullah mempertimbangkan mat’la (zona) yang membuat penentuan kalender itu beda-beda antar wilayah, tapi itu boleh bukan harus,” ujar Jimly seusai Salat Id di Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jimly melanjutkan, memang di indonesia biasa ada kelompok umat yang salatnya dua hari sesudah penetapan oleh pemerintah. Ada juga yang dua hari sebelum penetapan oleh pemerintah.

“Jadi biasanya di Indonesia ini ada lima hari perbedannya itu, nah ini bisa dipersatukan kalau kita sepakat dengan kiblat yang sama. Metode hisab, metode rukyiat tetap dipakai tapi karena sudah ada GPS itu cukup kita tentukan ukurannya di Makkah. Nah kalau di Makkah itu sudah kemarin ya tentu kita hari ini, karna kan bedanya hanya 4 jam saja,” jelas dia.

Ia menerangkan, bilamana Al Azhar dari dulu sudah begitu cara pandangnya tentang kalender Islam, di mana lebih berkeyakinan hari ini lebih tepat menyelenggarakan Salat Idul Adha.

“Walau pun kita harus menghormati keyakinan kaum muslimin yang berbeda pandangan tetap akan salat besok. Kaum muslimin yang berbeda pandangan tetap akan salat besok enggak apa-apa,” terang dia.

Minggu, 19 Agustus 2018

Nilai Ekspor Industri Diprediksi Tembus USD143,22 Miliar di 2019


Beritapusat99 -  Kementerian Perindustrian memperkirakan nilai ekspor sektor industri terus mengalami peningkatan dari USD110,5 miliar pada 2016 dan diperkirakan menjadi USD143,22 miliar pada 2019. Peningkatan tersebut didorong kontribusi yang mayoritas berasal dari ekspor industri manufaktur hingga 71,59%. Saat ini periode Januari-Juni 2018 total ekspor nasional mencapai USD63,01 miliar atau naik 5,35% dibandingkan periode sama tahun 2017 sebesar USD59,81 miliar.


“Dengan menerapkan industri 4.0, aspirasi besar nasional yang akan dicapai adalah membawa Indonesia menjadi 10 besar ekonomi pada 2030 dan mengembalikan angka net ekspor industri 10% dari total PDB,” tutur Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta. Sementara dilihat dari neraca perdagangan, sektor industri berbasis sumber daya alam masih menunjukkan kinerja positif.

Pada Mei 2018 sektor manufaktur yang mengalami surplus adalah industri kayu, barang dari kayu dan gabus sebesar USD387,32 juta, industri kertas dan barang dari kertas USD310,71 juta, serta industri furnitur USD101,90 juta. Selain itu, subsektor lainnya industri pakaian jadi juga menunjukkan surplus perdagangan senilai USD696,29 juta. Menurut Airlangga, sepanjang tahun 2017 industri menjadi penyumbang tertinggi hingga 74,10% dalam struktur ekspor Indonesia dengan nilai mencapai USD125,02 miliar.

“Rasio ekspor kita pada periode 2015-2017, produk hilir mendominasi sebesar 78 %, sisanya produk hulu. Ini berkat peran dari sektor manufaktur,” ungkapnya. Ekonom Center of Reform on Economic (CORE) Mohammad Faisal mengatakan, prediksi pemerintah yang memperkirakan nilai ekspor sektor industri mengalami peningkatan sejak 2016 hingga 2019 dinilai wajar. Menurutnya, kinerja ekspor di sektor industri tahun depan juga akan berkurang dari tekanan eksternal yang ditunjang dengan perbaikan di sektor ekonomi. Saat ini defisit neraca perdagangan masih ditopang ketergantungan industri manufaktur terhadap impor barang-barang setengah jadi. Di sisi lain, impor minyak dan gas (migas) juga masih tinggi.

Hal ini belum ditambah dengan faktor eksternal seperti melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar dan kenaikan harga minyak dunia. “Kalau satu tahun ke depan ketergantungan impor kita berkurang, saya kira ekspor industri ini memberikan kontribusi yang baik. Meski belum signifikan,” ucapnya kepada KORAN SINDO di Jakarta, kemarin. Namun, meningkatnya kinerja ekspor sektor industri dinilai belum mampu menutup defisit neraca perdagangan. “Yang penting memang adalah mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan impor. Makannya, penguatan dari hulu hingga hilir industri itu harus bisa diperkuat lagi,” ucapnya.

Terpisah, ekonom Indef Bhima Yudhistira menilai prospek ekspor industri tahun depan masih cukup stabil terutama di pasar tradisional seperti Eropa, AS, dan China. Meskipun tensi perang dagang meningkat, namun pertumbuhan ekonomi AS dan China pada saat yang bersamaan tumbuh tinggi. Ekonomi AS di kuartal II/2018 berhasil tumbuh 4,1% dan mengakibatkan permintaan terhadap barang secara umum meningkat. “Tantangannya pelemahan kurs rupiah membuat biaya bahan baku industri pengolahan meningkat dan harga minyak memicu mahalnya ongkos logistik,” jelas Bhima.